Arab Saudi Umumkan Penyelenggara Haji Terbaik 2026, Malaysia Raih Diamond Award, Indonesia Belum Masuk Daftar Pemenang

Avatar photo

JMPD News - Admin

, 02 Juni 2026 | 162x

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Arab Saudi Umumkan Penyelenggara Haji Terbaik 2026, Malaysia Raih Diamond Award, Indonesia Belum Masuk Daftar Pemenang

Dari berbagai sumber

MAKKAH – jmpdnews.web.id

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi resmi mengumumkan penerima penghargaan Labbaitom Award 2026, ajang bergengsi yang memberikan apresiasi kepada negara-negara penyelenggara haji dengan kualitas layanan terbaik bagi jamaahnya. Dalam pengumuman tersebut, Malaysia berhasil meraih penghargaan tertinggi kategori Diamond Award, sekaligus mempertahankan reputasinya sebagai salah satu pengelola haji terbaik di dunia. ?

Keberhasilan Malaysia dinilai tidak terlepas dari inovasi pelayanan yang dilakukan melalui integrasi teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), pelayanan kesehatan yang terstruktur, serta sistem pendampingan jamaah yang berjalan efektif selama musim haji 1447 H/2026 M. Penghargaan ini juga menjadi raihan kelima kalinya secara berturut-turut bagi Malaysia dalam ajang Labbaitom. ?

Sementara itu, Indonesia yang memiliki kuota jamaah terbesar di dunia belum tercantum dalam daftar negara penerima penghargaan tahun ini. Meski demikian, absennya Indonesia dari daftar pemenang tidak serta merta menunjukkan buruknya kualitas layanan haji nasional. Sebab, Pemerintah Arab Saudi sebelumnya justru memberikan apresiasi atas berbagai perbaikan dan lompatan besar dalam tata kelola penyelenggaraan haji Indonesia tahun 2026. ?

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi bahkan disebut memberikan pengakuan terhadap peningkatan kualitas pelayanan jamaah Indonesia, terutama dalam pengelolaan layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), yang dinilai mengalami kemajuan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. ?

Secara keseluruhan, Arab Saudi juga menyatakan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M berjalan sukses dengan jumlah jamaah mencapai lebih dari 1,7 juta orang dari 165 negara. Keberhasilan tersebut didukung oleh sistem keamanan, pelayanan kesehatan, transportasi, dan digitalisasi layanan yang terus dikembangkan oleh Kerajaan Saudi. ?

Direktur LBH Arjuna, Zuli Zulkipli, S.H., menilai penghargaan tersebut harus menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan jamaah haji.

"Indonesia patut bersyukur karena mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Arab Saudi atas peningkatan layanan haji tahun 2026. Namun absennya Indonesia dalam daftar penerima Labbaitom Award harus dijadikan momentum untuk memperkuat tata kelola, transparansi, dan inovasi pelayanan agar ke depan mampu bersaing dengan negara-negara terbaik dalam penyelenggaraan haji dunia," ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan haji tidak hanya diukur dari jumlah jamaah yang diberangkatkan, tetapi juga kualitas pelayanan, perlindungan jamaah, kecepatan respons petugas, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung kenyamanan ibadah para tamu Allah.