Saatnya PLT Bupati Bekasi Membuka "Kotak Hitam" Perumda Tirta Bhagasasi
JMPDNEWS INVESTIGASI
BEKASI – Perumda Tirta Bhagasasi merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang memegang peran vital dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Bekasi. Namun, di balik peran strategis tersebut, muncul pertanyaan yang terus bergulir di tengah publik: mengapa kondisi keuangan perusahaan menjadi sorotan, sementara operasional tetap berjalan dan berbagai persoalan terus bermunculan?
Pertanyaan ini bukan untuk menghakimi siapa pun, melainkan mendorong keterbukaan dan akuntabilitas. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana perusahaan daerah yang dibiayai dari aset daerah dikelola, terutama ketika muncul indikasi adanya persoalan tata kelola dan efisiensi.
JMPDNews menilai sudah saatnya Pemerintah Kabupaten Bekasi melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh aspek Perumda Tirta Bhagasasi, mulai dari laporan keuangan, pengadaan barang dan jasa, kerja sama dengan pihak ketiga, pengelolaan aset, hingga efektivitas pengawasan internal.
Audit tersebut penting untuk menjawab berbagai pertanyaan mendasar, antara lain:
Bagaimana kondisi riil keuangan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir?
Berapa tingkat kehilangan air (Non-Revenue Water/NRW) dan bagaimana dampaknya terhadap pendapatan perusahaan?
Apakah seluruh investasi dan proyek jaringan telah memberikan manfaat yang sebanding dengan biaya yang dikeluarkan?
Apakah seluruh kerja sama dengan pihak ketiga telah melalui proses yang transparan dan memberikan keuntungan bagi perusahaan?
Sejauh mana sistem pengendalian internal dan fungsi Dewan Pengawas berjalan efektif?
Selain itu, evaluasi juga perlu mengkaji apakah terdapat kebijakan yang menyebabkan pemborosan, inefisiensi, atau kelemahan tata kelola yang berdampak terhadap kesehatan perusahaan. Jika ditemukan persoalan administratif atau manajerial, maka pembenahan harus segera dilakukan. Jika ditemukan dugaan pelanggaran hukum, penanganannya harus diserahkan kepada aparat yang berwenang sesuai mekanisme yang berlaku.
Sebagai kepala daerah dan pemegang kewenangan pembinaan BUMD, Bupati Bekasi memiliki posisi strategis untuk memastikan Perumda Tirta Bhagasasi dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Langkah evaluasi yang terbuka akan menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
JMPDNews berpandangan bahwa audit bukanlah ancaman bagi lembaga yang dikelola dengan baik. Sebaliknya, audit merupakan instrumen untuk memastikan setiap rupiah aset daerah digunakan secara bertanggung jawab dan setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Masyarakat Kabupaten Bekasi tidak hanya membutuhkan pelayanan air bersih yang berkualitas, tetapi juga mengharapkan pengelolaan BUMD yang bebas dari inefisiensi, berorientasi pada pelayanan publik, dan tunduk pada prinsip transparansi serta akuntabilitas. Karena itu, sudah saatnya "kotak hitam" tata kelola Perumda Tirta Bhagasasi dibuka melalui audit yang independen, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.



Komentar via Facebook