Taman Sehati Bakal Disulap Jadi Pusat UMKM dan Hiburan, Pemkab Bekasi Siapkan Konsep Ruang Publik Terpadu
Sumber by Abray
CIKARANG TIMUR, JMPDNEWS — Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai mematangkan rencana penataan Taman Sehati, Cikarang Timur, menjadi kawasan ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai taman, tetapi juga sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, olahraga, kuliner dan hiburan.
Rencana tersebut ditandai dengan peninjauan langsung yang dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi bersama sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Kamis (3/9/2026).
Dalam konsep awal, kawasan Taman Sehati akan ditata agar memiliki sejumlah fasilitas yang dapat dinikmati masyarakat, mulai dari ruang terbuka hijau, area bermain anak, tempat bersantai, sentra UMKM, hingga fasilitas hiburan.
Plt Bupati Bekasi mengatakan, penataan Taman Sehati diarahkan agar kawasan tersebut menjadi tempat berkumpul masyarakat sekaligus mampu menggerakkan perekonomian pelaku UMKM.
“Alhamdulillah hari ini saya bersama kepala dinas terkait datang ke Taman Sehati dalam rangka pembenahan. Kami ingin membangun tempat berkumpul masyarakat yang nantinya dapat dilengkapi food court, fasilitas hiburan dan olahraga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembagian kewenangan dalam penataan kawasan tersebut melibatkan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) serta Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora).
Disperkimtan akan berfokus pada pembenahan kawasan taman, sementara area yang berkaitan dengan Stadion Wibawa Mukti menjadi bagian dari kewenangan Disbudpora.
Menurutnya, keberadaan Taman Sehati saat ini telah menunjukkan potensi sebagai salah satu ruang publik favorit masyarakat. Terlebih pada akhir pekan, kawasan tersebut mulai ramai dikunjungi warga untuk menikmati kuliner maupun hiburan musik.
“Setiap malam Minggu masyarakat sudah mulai banyak datang untuk menikmati hiburan dan kuliner. Ini tentu menjadi potensi yang harus kita tata dengan baik,” katanya.
UMKM dan Panggung Hiburan Jadi Daya Tarik
Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir, menyambut baik rencana penataan tersebut. Menurutnya, pembenahan Taman Sehati diharapkan mampu meningkatkan kualitas ruang publik sekaligus memberikan tempat interaksi yang nyaman bagi masyarakat.
Ia berharap keberadaan taman-taman yang tersebar di wilayah Kabupaten Bekasi dapat terus dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi ruang terbuka, tetapi juga memiliki fungsi sosial dan rekreatif.
Sementara itu, Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi Iman Nugraha menjelaskan, terdapat rencana pemanfaatan lahan parkir di sekitar tribun barat Stadion Wibawa Mukti yang selama ini dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal.
Lahan tersebut direncanakan dapat dikembangkan menjadi kawasan UMKM, panggung hiburan serta fasilitas olahraga.
Konsep tersebut, kata Iman, diharapkan menciptakan sebuah kawasan terpadu. Aktivitas olahraga nantinya dapat berjalan beriringan dengan kegiatan ekonomi masyarakat.
“Ketika fasilitas olahraga berkembang dan mendatangkan atlet pemula maupun profesional, secara otomatis aktivitas UMKM di sekitarnya juga diharapkan ikut tumbuh,” jelasnya.
Tidak hanya menjadi tempat berjualan, panggung hiburan yang direncanakan juga akan menjadi wadah bagi para seniman dan pelaku seni budaya Kabupaten Bekasi untuk menampilkan kreativitas mereka.
Dengan demikian, kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, menikmati kuliner UMKM sekaligus menyaksikan pertunjukan seni dan budaya lokal.
CSR Jadi Alternatif Pembiayaan
Iman menyebutkan, pembangunan fasilitas UMKM dan panggung hiburan direncanakan dapat didukung melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, yang nantinya dikoordinasikan bersama perangkat daerah terkait.
Sedangkan pembangunan fasilitas olahraga terpadu yang membutuhkan anggaran lebih besar, menurutnya, berpeluang menggunakan sumber pembiayaan dari APBD.
“Intinya, Bupati menginginkan adanya fasilitas UMKM, panggung hiburan dan sarana olahraga. Untuk gedung olahraga terpadu kemungkinan melalui APBD, sedangkan UMKM, panggung hiburan dan fasilitas pendukung lainnya dapat melalui CSR,” pungkasnya.
Rencana penataan tersebut kini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bekasi menghidupkan ruang-ruang publik agar memiliki manfaat yang lebih luas. Tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial sekaligus penggerak ekonomi masyarakat lokal.



Komentar via Facebook