Pemkab Bekasi Luncurkan Aplikasi E-Monev KIP, Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Publik
BEKASI, JMPDNews
Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi meluncurkan aplikasi E-Monev Keterbukaan Informasi Publik (KIP) sebagai upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan informasi publik di lingkungan pemerintah daerah.
Peluncuran aplikasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi keterbukaan informasi publik serta mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk semakin optimal dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat. Melalui sistem berbasis digital ini, proses monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi dapat dilakukan secara lebih efektif, terukur, dan transparan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengatakan bahwa kehadiran aplikasi E-Monev KIP merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Peluncuran aplikasi E-Monev Keterbukaan Informasi Publik merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memperkuat budaya transparansi dan akuntabilitas di seluruh perangkat daerah. Melalui sistem digital ini, proses monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi dapat dilakukan secara lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Endin, keterbukaan informasi merupakan hak masyarakat yang harus dipenuhi oleh badan publik. Karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi untuk mempermudah akses informasi yang cepat, akurat, dan mudah dijangkau.
“Kami ingin memastikan bahwa hak masyarakat untuk memperoleh informasi publik dapat terpenuhi dengan cepat, tepat, dan mudah diakses. Keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi juga fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan,” tambahnya.
Aplikasi E-Monev KIP dirancang untuk memudahkan perangkat daerah dalam melakukan pelaporan, pengisian indikator keterbukaan informasi, serta pemantauan capaian pelayanan informasi publik secara real time. Dengan sistem ini, setiap OPD diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan informasi dan dokumentasi sesuai standar yang telah ditetapkan.
Selain menjadi instrumen evaluasi, aplikasi tersebut juga diharapkan mampu mendorong budaya keterbukaan informasi yang semakin kuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Ketersediaan informasi yang terbuka dan mudah diakses diyakini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.
Melalui inovasi digital ini, Pemkab Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pemerintahan yang modern, partisipatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan keterbukaan informasi publik.
(Redaksi JMPDNews)



Komentar via Facebook