Konflik di Jajaran Direksi PDAM Disorot, Mbah Goen: Jangan Harap Tata Kelola Bisa Dibangun dengan Baik
BEKASI – JMPDNEWS.
Dinamika di tubuh jajaran direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi kembali menjadi sorotan. Persoalan internal di tingkat pimpinan dinilai berpotensi memengaruhi soliditas organisasi hingga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Mbah Goen menilai, jika jajaran direksi justru sibuk mempertahankan kepentingan masing-masing, sementara energi organisasi habis untuk menghadapi konflik internal, maka tujuan utama perusahaan sebagai penyedia pelayanan publik akan sulit tercapai.
“Ketika jajaran direksi PDAM saling sikut dan sibuk mempertahankan kepentingan masing-masing, jangan berharap tata kelola PDAM dapat dibangun dengan baik,” ujar Mbah Goen.
Menurutnya, konflik di tingkat pimpinan bukan sekadar persoalan internal manajemen. Jika tidak segera diselesaikan secara dewasa dan profesional, dampaknya dapat merembet kepada struktur organisasi, kinerja pegawai, kualitas pelayanan, bahkan konsumen sebagai pengguna layanan.
Mbah Goen mengingatkan, direksi seharusnya berlomba membangun kinerja perusahaan, meningkatkan pelayanan dan menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat, bukan terjebak dalam kompetisi kepentingan internal.
“Konflik di tingkat pimpinan pada akhirnya akan berdampak kepada organisasi, pelayanan, bahkan konsumen. Kalau direksi lebih sibuk berkompetisi untuk kepentingan internal daripada membangun kinerja, konsumenlah yang akhirnya menjadi korban,” tegasnya.
Jangan Biarkan Konflik Direksi Menjadi Beban Konsumen
Mbah Goen berharap pemilik dan pihak-pihak yang memiliki kewenangan melakukan evaluasi terhadap kondisi internal PDAM secara objektif. Menurutnya, perusahaan pelayanan publik membutuhkan kepemimpinan yang solid, profesional dan mampu menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan kelompok maupun individu.
PDAM, kata dia, bukan sekadar perusahaan yang mengejar aspek bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, persoalan internal jajaran direksi semestinya tidak boleh mengorbankan kepentingan konsumen.
“Yang harus dipertarungkan itu prestasi dan pelayanan, bukan kepentingan internal. Jangan sampai masyarakat yang membayar rekening justru menjadi pihak yang paling dirugikan akibat konflik di dalam manajemen,” pungkas Mbah Goen.
JMPDNEWS — Mengawal pelayanan publik, mengawasi tata kelola dan menyuarakan kepentingan masyarakat.



Komentar via Facebook