PMT Stunting Desa Cipayung Kembali Disalurkan, Pendamping Desa Tekankan Pentingnya Edukasi Gizi

Avatar photo

JMPD News - Admin

, 08 September 2026 | 45x

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

PMT Stunting Desa Cipayung Kembali Disalurkan, Pendamping Desa Tekankan Pentingnya Edukasi Gizi

BEKASI. JMPDNews — Pemerintah Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, kembali menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pencegahan Stunting kepada masyarakat yang menjadi sasaran program.

Sebanyak 16 penerima manfaat mendapatkan PMT dalam kegiatan yang merupakan penyaluran ketiga sepanjang tahun 2026. Penyaluran dilakukan secara langsung oleh Sekretaris Desa Cipayung, Ibu Hj. Entin, S.Pd., bersama Pendamping Desa Kecamatan Cikarang Timur, Abod Dulhaer, serta turut dihadiri perwakilan BPD Cipayung.

Program tersebut menjadi salah satu langkah Pemerintah Desa Cipayung dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan stunting, khususnya melalui pemenuhan kebutuhan gizi bagi kelompok sasaran.

Pendamping Desa: Pencegahan Stunting Tanggung Jawab Bersama

Pendamping Desa Kecamatan Cikarang Timur, Abod Dulhaer, mengatakan bahwa pemberian PMT tidak seharusnya hanya dipandang sebagai kegiatan pembagian makanan, tetapi perlu diikuti dengan edukasi kepada keluarga penerima.

“Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ini merupakan salah satu bentuk upaya bersama dalam mendukung pencegahan dan penanggulangan stunting di Desa Cipayung. Kami dari Pendamping Desa terus mendorong agar kegiatan seperti ini tidak hanya sebatas pemberian makanan tambahan, tetapi juga dibarengi dengan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pemenuhan gizi, pola asuh, kebersihan lingkungan, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan,” ujar Abod.

Menurutnya, keberhasilan pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah desa, tetapi juga kader Posyandu, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi balita dan ibu hamil yang menjadi sasaran, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Abod menegaskan, sinergi seluruh unsur masyarakat sangat diperlukan agar upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Pemerintah Desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, keluarga, dan seluruh unsur masyarakat perlu terus bersinergi agar generasi yang lahir dan tumbuh di Desa Cipayung menjadi generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa pihaknya akan terus memberikan pendampingan kepada Pemerintah Desa Cipayung dalam pelaksanaan program pembangunan desa, termasuk program yang berkaitan dengan kesehatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Sebagai Pendamping Desa, kami akan terus mendukung dan mendampingi pemerintah desa dalam memastikan program pembangunan desa, termasuk program yang berkaitan dengan peningkatan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia, dapat berjalan secara tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkas Abod.

Kegiatan PMT ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi penerima, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Cipayung mengenai pentingnya pemenuhan gizi, pola asuh yang baik, kebersihan lingkungan, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin.