Hj. Entin, Sekdes Cipayung yang Ulet dan Dekat dengan Masyarakat Tanpa Sekat

Avatar photo

JMPD News - Admin

, 06 September 2026 | 67x

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Hj. Entin, Sekdes Cipayung yang Ulet dan Dekat dengan Masyarakat Tanpa Sekat

BEKASI — JMPDNEWS 

Sosok Hj. Entin, Sekretaris Desa (Sekdes) Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, dikenal sebagai salah satu aparatur desa yang ulet, tekun dan memiliki kedekatan dengan masyarakat.

Dalam menjalankan tugasnya, Hj. Entin dinilai mampu membangun komunikasi yang baik dengan berbagai lapisan masyarakat. Sikapnya yang terbuka dan tidak membuat jarak dengan warga membuat keberadaannya cukup mudah diterima, terutama ketika masyarakat membutuhkan pelayanan maupun menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan desa.

Bagi masyarakat, kedekatan seorang aparatur desa bukan sekadar persoalan sering bertemu atau berkomunikasi, tetapi bagaimana aparatur tersebut mampu hadir, mendengarkan dan ikut mencari solusi atas kebutuhan warga.

Sikap tersebut menjadi salah satu nilai positif yang melekat pada Hj. Entin selama menjalankan tugas sebagai Sekdes Cipayung. Ketekunan dan konsistensinya dalam membantu roda pemerintahan desa juga menjadi bagian penting dalam menjaga pelayanan kepada masyarakat.

Direktur LBH Arjuna: Kepemimpinan ke Depan Harus Dipertahankan atau Lebih Baik

Direktur LBH Arjuna Bakti Negara, H. Zuli Zulkipli, S.H., memberikan apresiasi terhadap sosok Hj. Entin yang dinilainya telah menunjukkan dedikasi dalam menjalankan tugas pemerintahan desa.

Menurut H. Zuli, pemerintahan desa membutuhkan aparatur yang tidak hanya memahami administrasi, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kedekatan dengan masyarakat.

“Saya melihat Hj. Entin sebagai sosok yang ulet, tekun dan dekat dengan masyarakat. Yang paling penting adalah tidak ada sekat antara aparatur dengan warga. Ini merupakan modal sosial yang sangat penting dalam membangun desa,” ujar H. Zuli.

Ia berharap ke depan, siapa pun yang memimpin Desa Cipayung dapat menjaga kesinambungan pemerintahan dan pelayanan masyarakat yang sudah berjalan dengan baik.

“Harapan saya sederhana, kepemimpinan ke depan harus mampu mempertahankan apa yang sudah baik, bahkan kalau bisa lebih baik lagi. Jangan sampai terjadi kemunduran. Pelayanan kepada masyarakat, keterbukaan dan kedekatan dengan warga harus menjadi prioritas,” tegasnya.

H. Zuli menambahkan, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika pemerintahan desa. Namun, menurutnya, setiap pemimpin memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan program dan budaya pelayanan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Siapa pun nanti yang mendapatkan amanah, mari kita dukung bersama sepanjang orientasinya untuk kepentingan masyarakat. Desa Cipayung harus terus bergerak maju, dan apa yang sudah baik harus dipertahankan serta ditingkatkan,” pungkasnya.