Bukan Sekadar Kunjungan, Plt Bupati Bekasi Pastikan Nadi Pertanian Tetap Mengalir

Avatar photo

JMPD News - Admin

, 02 September 2026 | 52x

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Bukan Sekadar Kunjungan, Plt Bupati Bekasi Pastikan Nadi Pertanian Tetap Mengalir

Asep Surya Atmaja Turun ke Jantung Sawah Pebayuran: Irigasi Dibongkar, Petani Diperjuangkan!

JMPDNEWS | PEBAYURAN 

Ketika sebagian orang hanya melihat hamparan sawah sebagai pemandangan, Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja melihatnya sebagai denyut kehidupan ribuan petani.

Pesan itu terlihat ketika Asep turun langsung ke wilayah Pebayuran untuk memastikan aliran sungai dan jaringan irigasi tetap lancar. Dari BKG 15 hingga BKG 25, kondisi saluran ditinjau bersama jajaran pemerintah, BBWS Citarum, PJT II, penyuluh pertanian dan masyarakat.

Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa persoalan air untuk pertanian tidak boleh hanya dibicarakan dari balik meja pemerintahan.

Asep memilih turun ke lapangan.

Di tengah tuntutan menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan Kabupaten Bekasi, keberadaan irigasi menjadi faktor vital. Air yang tersendat dapat mengganggu musim tanam, sementara saluran yang terawat menjadi salah satu kunci menjaga produktivitas lahan pertanian.

Normalisasi yang dilakukan PJT II terhadap aliran BKG 25 hingga BKG 15 menjadi bagian penting dalam memastikan distribusi air tetap berjalan dan hambatan akibat sedimentasi maupun penyempitan saluran dapat dikurangi.

Pesan Asep: Petani Jangan Dibiarkan Berjuang Sendirian

Kehadiran Plt Bupati di tengah persoalan irigasi memberikan pesan politik pemerintahan yang cukup jelas:

Pemerintah Kabupaten Bekasi ingin hadir ketika persoalan masyarakat terjadi di lapangan.

Bagi petani Pebayuran, kelancaran irigasi bukan persoalan kecil. Air menentukan kapan mereka bisa menanam, bagaimana tanaman tumbuh dan seberapa besar hasil yang dapat dibawa pulang.

Karena itu, langkah Asep bukan hanya soal melihat kondisi saluran.

Ini tentang memastikan nadi pertanian Kabupaten Bekasi tidak boleh tersumbat.

Dari Pebayuran, Asep Kirim Sinyal Kuat

Kunjungan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara Pemkab Bekasi dengan BBWS Citarum, PJT II dan masyarakat.

Sebab persoalan sungai dan irigasi tidak mengenal batas kewenangan administratif. Yang dibutuhkan adalah satu kepentingan bersama:

air mengalir, sawah produktif, petani sejahtera.

JMPDNews melihat langkah Plt Bupati Bekasi ini sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap sektor pertanian.

Jika pola turun langsung ke lapangan ini terus dipertahankan dan diikuti dengan pemeliharaan rutin serta percepatan penanganan titik-titik rawan irigasi, bukan tidak mungkin Pebayuran menjadi salah satu contoh bagaimana pemerintah daerah membangun kebijakan berdasarkan persoalan nyata masyarakat.

Karena pemimpin yang dibutuhkan petani bukan hanya yang pandai berbicara tentang ketahanan pangan, tetapi yang mau turun memastikan air benar-benar sampai ke sawah mereka.

Asep turun ke Pebayuran.

Air dijaga.

Petani diperjuangkan.

Pertanian Bekasi harus terus berjalan!