Kloter 38 Gelar Koordinasi dan Pembekalan Jamaah Haji Menuju Madinah
Dokumen pribadi
Makkah, JMPDNews
Petugas Kloter 38 menggelar rapat koordinasi dan pengarahan kepada seluruh jamaah haji menjelang keberangkatan dari Makkah menuju Madinah. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman dan persiapan kepada jamaah agar perjalanan serta pelaksanaan ibadah di Madinah dapat berjalan dengan lancar.
Rapat yang berlangsung di penginapan Hotel Aareeb 125 dihadiri oleh Ketua Kloter 38, pembimbing ibadah (Bimbad), dokter, perawat, serta Petugas Haji Daerah (PHD). Selain itu, hadir pula para Ketua Rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu) yang menjadi ujung tombak koordinasi di lapangan.
Dalam arahannya, ketua kloter 38 ibu Hj Imas menyampaikan sejumlah informasi penting yang harus dipahami jamaah sebelum berangkat ke Madinah. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah bahwa program Arbain atau pelaksanaan salat berjamaah selama 40 waktu di Masjid Nabawi tidak menjadi kewajiban dan tidak menjadi target dalam perjalanan haji tahun ini.
Petugas juga memberikan penjelasan terkait Tawaf Wada' sebagai tawaf perpisahan yang dilaksanakan sebelum meninggalkan Kota Makkah. Jamaah diingatkan untuk mengikuti jadwal dan arahan petugas agar pelaksanaan ibadah tersebut berlangsung tertib dan sesuai ketentuan.
Selain itu, jamaah mendapatkan gambaran mengenai kondisi dan tata letak lokasi di Madinah, termasuk pemondokan, akses menuju Masjid Nabawi, serta berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan selama berada di kota suci tersebut. Informasi ini diharapkan dapat membantu jamaah beradaptasi dengan lebih mudah setibanya di Madinah.
Aspek kesehatan juga menjadi perhatian utama dalam pengarahan tersebut. Tim kesehatan yang di sampaikan oleh dr Dimas mengimbau jamaah untuk menjaga kondisi fisik, mengatur pola istirahat, memperbanyak konsumsi air putih, serta tetap mematuhi arahan petugas kesehatan selama perjalanan.
Di akhir pertemuan, Kyai Sarif Asbulah sebagai pembimbing Ibadah kloter 38 mengajak seluruh jamaah untuk menjaga kekompakan, saling membantu, dan mempererat kebersamaan selama menjalani rangkaian ibadah hingga kembali ke Tanah Air.
"Keberhasilan penyelenggaraan haji bukan hanya ditentukan oleh petugas, tetapi juga oleh kedisiplinan, kesehatan, dan kekompakan seluruh jamaah. Mari kita jaga kebersamaan dan saling peduli satu sama lain," pesan petugas dalam pengarahan tersebut.
Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan seluruh jamaah Kloter 38 dapat menjalani perjalanan menuju Madinah dengan aman, nyaman, dan tetap fokus menyempurnakan ibadah hajinya.



Komentar via Facebook