Ruat Hajat Lembur, Tradisi Turun-Temurun Warga Kampung Rawa Atug yang Tetap Lestari

Avatar photo

JMPD News - Admin

, 08 Oktober 2026 | 50x

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Ruat Hajat Lembur, Tradisi Turun-Temurun Warga Kampung Rawa Atug yang Tetap Lestari

SETU, JMPDNEWS.WEB.ID

Di tengah perkembangan zaman dan perubahan kehidupan masyarakat yang semakin modern, warga Kampung Rawa Atug, Blok Kiray, Desa Cibening, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, masih mempertahankan salah satu tradisi budaya yang diwariskan secara turun-temurun, yakni Ruat Hajat Lembur.

Tradisi tersebut menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat dan hingga kini masih dilaksanakan secara turun-temurun, khususnya ketika memasuki musim kemarau.

Berdasarkan keterangan para sesepuh masyarakat Kampung Rawa Atug, Ruat Hajat Lembur merupakan bagian dari tradisi masyarakat dalam menjaga hubungan kebersamaan, rasa syukur, serta penghormatan terhadap nilai-nilai budaya yang telah diwariskan oleh para pendahulu.

Pelaksanaan tradisi ini tidak hanya menjadi kegiatan budaya semata, tetapi juga menjadi momentum berkumpulnya masyarakat. Warga bersama-sama menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat kampung.

Para sesepuh Rawa Atug menyebutkan bahwa tradisi tersebut telah berlangsung sejak generasi terdahulu. Karena itu, pelestariannya dinilai penting agar generasi muda tidak kehilangan pengetahuan mengenai sejarah, adat dan budaya yang tumbuh di lingkungan mereka sendiri.

“Ini tradisi dari orang-orang tua dulu. Kita sebagai generasi sekarang hanya meneruskan apa yang sudah menjadi kebiasaan masyarakat,” demikian keterangan yang dihimpun dari para sesepuh Kampung Rawa Atug.

Pelaksanaan Ruat Hajat Lembur di tengah musim kemarau juga menjadi penanda bahwa masyarakat masih memiliki cara tersendiri dalam menjaga tradisi dan kebersamaan sosial di lingkungan kampung.

Di tengah arus modernisasi, tradisi seperti Ruat Hajat Lembur menjadi bagian dari identitas masyarakat lokal. Bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga ruang untuk mempererat silaturahmi dan mengenalkan nilai-nilai kebudayaan kepada generasi penerus.

Masyarakat berharap tradisi tersebut tetap dapat dipertahankan dan tidak hilang ditelan perkembangan zaman. Peran generasi muda menjadi penting agar tradisi yang diwariskan para leluhur tetap hidup dan dikenal oleh masyarakat luas.

Ruat Hajat Lembur Kampung Rawa Atug menjadi salah satu bukti bahwa kekayaan budaya lokal masih tumbuh dan hidup di tengah masyarakat Kabupaten Bekasi.

JMPDNews — Mengangkat Fakta, Menjaga Tradisi, Mengawal Aspirasi.