H. Akhmad Marjuki Menang Aklamasi, Golkar Kabupaten Bekasi Tegaskan Konsolidasi Organisasi
BEKASI – JMPDNews
Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Bekasi semakin menguatkan posisi H. Akhmad Marjuki sebagai nahkoda Partai Golkar Kabupaten Bekasi. Setelah proses penjaringan ditutup, Marjuki menjadi satu-satunya kandidat yang mendaftarkan diri dengan dukungan 22 Pengurus Kecamatan (PK).
Dengan tidak adanya kandidat lain hingga batas akhir penjaringan, proses tersebut kemudian mengarah pada terpilihnya H. Akhmad Marjuki secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi.
Terpilihnya Marjuki secara aklamasi dinilai menjadi momentum penting bagi Golkar Kabupaten Bekasi untuk memperkuat konsolidasi organisasi setelah melalui berbagai dinamika politik di tingkat daerah.
Sebelumnya, Marjuki juga telah menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan loyalitas kader terhadap kepemimpinan Partai Golkar. Konsolidasi internal tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi agenda politik sekaligus memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah.
Zuli Zulkipli: Aklamasi Harus Diikuti Konsolidasi Nyata
Direktur LBH Arjuna Bakti Negara, H. Zuli Zulkipli, S.H., menilai terpilihnya Marjuki secara aklamasi jangan hanya dimaknai sebagai kemenangan politik internal, tetapi harus menjadi momentum membangun kembali kekuatan organisasi Partai Golkar di Kabupaten Bekasi.
“Aklamasi menunjukkan adanya tingkat penerimaan dan konsolidasi yang cukup kuat di internal Partai Golkar Kabupaten Bekasi. Tetapi setelah terpilih, tantangannya justru lebih besar. Ketua terpilih harus mampu merangkul seluruh elemen, termasuk mereka yang sebelumnya memiliki pandangan berbeda,” ujar Zuli.
Menurutnya, kekuatan partai politik tidak semata-mata ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh kemampuan membangun komunikasi dengan masyarakat.
“Golkar memiliki sejarah panjang di Kabupaten Bekasi. Karena itu, konsolidasi jangan berhenti di internal partai. Harus diterjemahkan menjadi kerja politik yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, transparan dan mampu menjawab persoalan Kabupaten Bekasi,” katanya.
Zuli juga menilai kepemimpinan Marjuki akan menghadapi tantangan untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan organisasi, kader dan aspirasi masyarakat.
“Kalau konsolidasi ini mampu dijaga, Golkar Kabupaten Bekasi punya peluang untuk kembali memperkuat basis politiknya. Kuncinya bukan hanya siapa yang menjadi ketua, tetapi bagaimana kepemimpinan itu mampu membangun soliditas, regenerasi dan kepercayaan publik,” tegasnya.
Terpilihnya H. Akhmad Marjuki secara aklamasi sekaligus menjadi babak baru bagi Partai Golkar Kabupaten Bekasi. Kini perhatian publik tertuju pada langkah Marjuki dalam menyusun kepengurusan dan menerjemahkan hasil Musda menjadi agenda kerja politik yang konkret bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.



Komentar via Facebook