MBG Dihentikan Sementara Saat Libur Sekolah, Pemerintah Klaim Efisiensi Anggaran Capai Rp3 Triliun
Sumber detik finance
JAKARTA, JMPDNews
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sementara dihentikan selama masa libur sekolah. Kebijakan ini diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari langkah evaluasi dan pembenahan menyeluruh terhadap pelaksanaan program yang selama ini menjadi salah satu andalan pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, menjelaskan bahwa penghentian sementara dilakukan untuk memberikan ruang bagi pemerintah melakukan audit terhadap seluruh dapur penyedia MBG, memperbaiki tata kelola, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menyempurnakan sistem pendataan penerima manfaat.
Menurutnya, masa libur sekolah menjadi momentum yang tepat untuk melakukan penataan tanpa mengganggu layanan kepada peserta didik. Setelah proses evaluasi selesai, program MBG akan kembali dijalankan saat kegiatan belajar mengajar dimulai kembali.
Selain audit dapur, BGN juga akan melakukan transformasi dalam aspek manajemen dan validasi data penerima manfaat. Langkah tersebut dinilai penting agar program benar-benar tepat sasaran dan anggaran negara dapat digunakan secara lebih efektif.
Kebijakan penghentian sementara ini juga diperkirakan mampu menghasilkan efisiensi anggaran negara hingga sekitar Rp3 triliun selama masa libur sekolah. Dana tersebut nantinya dapat dialokasikan untuk mendukung perbaikan sistem dan penguatan pelaksanaan program ke depan agar lebih optimal dan berkelanjutan.
Pemerintah menegaskan bahwa penghentian ini bukan berarti program MBG dihapus, melainkan bagian dari upaya penyempurnaan agar manfaat yang diterima masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, semakin maksimal ketika program kembali berjalan.
**(Redaksi JMPDNews)**



Komentar via Facebook