Qolbi Fil Madinah* *(Rindu Kami kepada Sang Rasul)*
Ahmad Ghozi Siddiq,
Makkah - jmpdnews
Pernahkah kita dengar lagu dari penyanyi religi kondang Maher Zein tentang kota Madinah dengan lirik berikut:
*Qalbi fil Madinah*
*Wajadas Sakinah*
*Qala ya Nabina*
*Assalamu Alaik*
Lirik lagu ini menggambarkan bahwa Madinah memang tempat yang nyaman dan membuat sakinah (ketenangan) bagi siapapun yang berkunjung ke sana.
Dahulu juga kita sangat sering mendengar melalui tv, radio, dan kaset khususnya di bulan Ramadhan saat Bimbo cs menyanyikan lagu:
*Rindu Kami padamu ya Rasul*
*Rindu tiada terperi*
*Berabad jarak darimu ya Rasul*
*Seakan dikau di sini*
Begitulah ragam cara seniman mengekspresikan rasa rasa rindu, cinta, dan kenyamanannya kepada Rasulullah Saw dan kota Madinah.
*Madinah* adalah nama yang diberikan oleh Nabi Muhammad Saw, yang berarti *Kota Berperadaban*. Sebelumnya kota Madinah bernama *Yatsrib*. Setelah nama Madinah lalu disematkan tambahan *Al-Munawwarah* yang bermakna terang benderang. Jadilah Madinah kota berperadaban dan terang benderang disinari oleh hidayah Islam.
Kota Madinah terletak di sebelah tenggara Arab Saudi. Madinah menjadi kota suci kedua umat Islam setelah Mekkah. Kota Madinah juga menjadi pusat pemerintahan yang dipimpin oleh Nabi Muhammad Saw setelah hijrahnya dari Mekkah. Sehingga Umar Islam berkembang setelah nabi hijrah ke Madinah.
Kota Madinah menjadi tanah suci kedua setelah Mekkah berdasarkan hadits Nabi Saw:
*Inna Ibrahima harrama Makkata, wa inni harramtu al-Madinah*
Sesungguhnya Ibrahim menjadikan kota Mekkah sebagai tanah suci, dan aku menjatuhkan kita Madinah sebagai tanah suci (HR. Muslim).
Selain itu, Madinah juga menjadi kota yang dirindukan bagi siapapun ke Mekkah dan "wajib diziarahi" oleh umat Islam yang melaksanakan haji dan umrah karena terdapat tempat peristirahatan terakhir makam Rasulullah Saw dan kedua sahabat tercintanya yakni Sahabat Abu Bakar As-Siddiq dan Umar bin Al-Khattab.
Kata "wajib diziarahi" di sini maksudnya bukan wajib antonim dari kata "sunnah", tetapi maknanya jika ke Mekkah maka sangat diharapkan juga berkunjung ke Madinah. Karena itu menjadi "satu paket" untuk dikunjungi umat Islam. Sebab keduanya adalah tanah yang disucikan (Haromain).
Selain doa yang umum seperti *Assalamualaikum ya Dara qaumin mukniminin, wa inna insyaAllahu bikum lahiqun* saat berziarah kepada Rasulullah Saw kita juga diminta mengucapkan salam saat mendekati makamnya.
*Assalamu Alaika ya Rasulullah.*
*Assalamu Alaika ya habiballah*
*Assalamu Alaika ya Shafwatallah*
*Assalamu Alaika ya Ayyuhan Nabi wa rahmatullahi wa barakatuh.*
Kepada Amirul mukminin Sayyidina Abu Bakar dan Sayyidina Umar pun saat ziarah kita mengucapkan salam:
*Assalamu Alaika ya Aba Bakar As-Siddiq*
*Assalamu Alaika ya Umar Ibnu Al Khattab Al-Faruq*
Makanya "sayang sekali" kalau kita ke Mekkah tapi tidak mampir ke Madinah. Meski sibuk dan mepet waktu, sempatkanlah meski hanya sebentar. Meski hanya setengah hari sempatkanlah.
Selain itu di Madinah ada masjid Nabawi yang dibangun oleh Rasulullah Saw setelah beliau hijrah, yang memiliki keutamaan bagi yang salat di sana akan mendapat ganjaran 1000 kali lebih besar daripada di masjid lain (kecuali Masjidil Haram). MasyaAllah.
Di dalam masjid Nabawi juga ada tempat yang dirindukan oleh jutaan umat Islam yang berebut ingin masuk ke dalamnya, namanya *Raudhah* dimana orang yang berdoa disana akan dikabulkan segera doanya oleh Allah SWT. Tempat yang sangat mustajab. Mintalah di sana yang betul² kita inginkan karena saat berada di Raudhah sangat sebentar hanya 5-10 menit saja, hanya cukup untuk salat 2 rakaat dan berdoa. Tidak untuk zikir dan baca alquran serta lainnya.
Terkait Raudhah ini kata Nabi Saw dalam sabdanya "Di antara rumahku dan mimbarku ada taman di antara taman surga (Raudhah).
Secara psikologis bila melihat letak masjid Nabawi dengan kotanya maka terlihat tampak sangat rapih dan teratur. Begitupula di lihat dari sisi ketenangan tidak tampak bising atau crowded. Kotanya sangat tenang dan menyimpan banyak cerita sejarah perkembangan Islam. Islam berkembang di Madinah setelah hijrahnya Rasulullah Saw bersama Abu Bakar As-Siddiq RA.
Di Madinah juga banyak tempat bersejarah, diantaranya Jabal Uhud, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, juga tempat kuliner, dan sebagainya.
Senang dan bahagianya bagi kita yang akan berangkat ke Madinah. Mengunjungi persemayaman terakhir manusia paling agung dan mulia, Muhammad Saw. ?
Salam rindu dari kami untukmu ya Rasulullah Saw.
*Syauqi ilaika ya Rasulallah*.
*Syauqun bila Nihayah*
*Qurunun madhot baini wa bainak*
*Kaannaka huna* (Terjemahan bahasa Arab dari lagu Bimbo)
( Masjidil Haram, Mekkah, 2 Muharram 1448H/17 Juni 2026M).



Komentar via Facebook