PLT Bupati Bekasi Pastikan Proyek Pembangunan Mulai Digulirkan 1 Juli 2026
Bekasikab.go.id
BEKASI, JMPDNEWS
Setelah sempat menghadapi kendala akibat kenaikan harga BBM non-subsidi yang berdampak pada melonjaknya biaya material konstruksi dan operasional alat berat, Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan proyek-proyek pembangunan infrastruktur akan mulai berjalan kembali pada 1 Juli 2026.
Plt Bupati Bekasi, dr Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan langkah-langkah penyesuaian anggaran dan perhitungan ulang Harga Perkiraan Sendiri (HPS) agar pelaksanaan pembangunan tidak mengorbankan kualitas pekerjaan. Kebijakan tersebut dilakukan menyusul kenaikan harga sejumlah material seperti aspal, hotmix, semen, dan besi yang terdampak kenaikan BBM.
Menurut PLT Bupati Bekasi, proses evaluasi dan penyesuaian kini hampir rampung sehingga proyek-proyek yang sempat tertunda dapat segera dilelang dan dikerjakan. Pemerintah daerah juga berkomitmen menjaga pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi agar tidak ada desa yang tertinggal dari program pembangunan daerah.
Kepastian dimulainya proyek pada awal Juli menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini menantikan perbaikan jalan, drainase, penanganan banjir, serta pembangunan sarana publik lainnya. Pemkab Bekasi berharap percepatan pembangunan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Langkah percepatan ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah memilih mencari solusi atas dampak kenaikan BBM dibanding membiarkan pembangunan terhenti. Dengan dimulainya kembali proyek-proyek strategis, masyarakat kini menunggu realisasi di lapangan agar janji percepatan pembangunan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Kabupaten Bekasi.
JMPDNEWS | Mengawal Pembangunan, Menyuarakan Kepentingan Rakyat.



Komentar via Facebook