Deklarasi Damai Pilkades Setu, Plt Bupati Ingatkan Calon Siap Menang dan Siap Kalah

Avatar photo

JMPD News - Admin

, 14 September 2026 | 103x

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Deklarasi Damai Pilkades Setu, Plt Bupati Ingatkan Calon Siap Menang dan Siap Kalah

Setu - jmpdnews.web.id

Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Bekasi 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September mendatang, sebanyak 32 calon kepala desa se-Kecamatan Setu mengikuti Deklarasi Damai Pilkades di Desa Burangkeng, Jumat (11/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi dr Asep Surya Atmaja mengimbau seluruh calon, tim pemenangan, dan pendukung untuk menjaga kondusivitas serta menghormati hasil pilihan masyarakat.

Asep menegaskan bahwa kontestasi Pilkades harus menjadi ruang demokrasi yang sehat dan tidak menjadi sumber perpecahan di tengah masyarakat. Para calon diminta berkompetisi secara fair dengan mengedepankan visi, misi, serta program pembangunan desa.

Asep juga menyampaikan pesan agar seluruh calon siap menang dengan rendah hati dan siap kalah dengan berjiwa besar.

Menurutnya, kemenangan dalam Pilkades bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab untuk membangun desa. Sebaliknya, calon yang belum memperoleh kepercayaan masyarakat harus mampu menerima hasil pemilihan secara dewasa.

Selain sportivitas ant calon, netralitas aparatur pemerintahan turut menjadi perhatian. Camat, aparatur sipil negara (ASN), panitia Pilkades, dan seluruh unsur yang terlibat diminta menjalankan tugas secara profesional serta tidak menunjukkan keberpihakan kepada calon tertentu.

Deklarasi damai tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pakta integritas yang telah disepakati harus menjadi komitmen bersama untuk mencegah politik uang, penyebaran hoaks, provokasi, serta berbagai bentuk konflik yang dapat mengganggu pelaksanaan Pilkades.

Pilkades pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Setelah proses pemungutan suara selesai, seluruh calon dan pendukungnya akan kembali menjadi bagian dari masyarakat yang sama.

Karena itu, kemenangan harus dirayakan tanpa kesombongan, sementara kekalahan harus diterima tanpa permusuhan.

JMPDNews — Mengawal Demokrasi, Menyuarakan Kepentingan Publik.