KLOTER KJT 39 MULAI BERGESER KE MADINAH, 429 JAMAAH HAJI SIAP LANJUTKAN RANGKAIAN IBADAH
Sok jmpdnews
Makkah, JMPDNews
Sebanyak 429 jamaah haji yang tergabung dalam Kloter KJT 39 asal Kabupaten Kuningan, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Majalengka mulai diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah pada Sabtu (20/6/2026) pukul 08.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
Perjalanan menuju Kota Madinah diperkirakan memakan waktu sekitar delapan jam dengan estimasi tiba pada pukul 16.00 WAS. Pergeseran ini menjadi bagian dari tahapan akhir perjalanan ibadah haji sebelum para jamaah kembali ke Tanah Air.
Kloter KJT 39 dipimpin oleh Ketua Kloter H. Surya Mulyana bersama tim petugas yang terdiri dari pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, serta Petugas Haji Daerah (PHD). Setibanya di Madinah, jamaah akan menempati dua sektor, yakni Hotel Al Hayatt International di Sektor 2 dan Hotel Karam Al Khair di Sektor 3.
Berdasarkan data petugas, jumlah jamaah dan petugas yang diberangkatkan sebanyak 429 orang, terdiri dari 188 jamaah laki-laki dan 251 jamaah perempuan. Dari jumlah tersebut, terdapat 145 jamaah lanjut usia yang berumur 60 tahun ke atas.
Aspek kesehatan menjadi perhatian serius selama proses pergeseran. Data kesehatan menunjukkan terdapat 259 jamaah kategori risiko kesehatan (risti), terdiri dari 67 jamaah risiko berat, 59 risiko sedang, dan 133 risiko ringan. Sementara itu, sebanyak 170 jamaah tercatat dalam kategori non-risiko.
Penyakit yang paling banyak diderita jamaah didominasi hipertensi, gangguan metabolik, diabetes melitus, penyakit jantung hipertensif, serta gangguan kolesterol. Kondisi tersebut mengharuskan petugas kesehatan melakukan pemantauan intensif selama perjalanan menuju Madinah.
Selain itu, terdapat 13 jamaah yang menggunakan kursi roda serta 20 jamaah dengan kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian khusus. Beberapa di antaranya merupakan pasien pasca perawatan pneumonia, penderita diabetes dengan komplikasi, penyakit jantung koroner, gagal jantung, hingga gangguan ginjal kronis.
Meski demikian, hingga laporan ini disusun, seluruh jamaah dalam kondisi terkendali dan tidak terdapat laporan jamaah meninggal dunia.
Pergeseran jamaah dari Makkah ke Madinah menjadi momentum penting untuk mempersiapkan diri memperbanyak ibadah di Kota Nabi. Petugas kloter terus mengimbau jamaah agar menjaga kesehatan, memperbanyak istirahat, dan mengikuti arahan petugas selama perjalanan maupun selama berada di Madinah.
"Keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan jamaah menjadi prioritas utama selama proses perpindahan menuju Madinah," demikian disampaikan dalam laporan resmi Petugas Kloter KJT 39.
(JMPDNews Bureau Haji 2026 – Makkah-Madinah)



Komentar via Facebook