FKSMKB Siapkan Launching dan Audiensi Bupati, Perkuat Peran Komite Sekolah di Kabupaten Bekasi
BEKASI — jmpdnews
Forum Komite Sekolah Mandiri Kabupaten Bekasi (FKSMKB) tengah mematangkan agenda launching sekaligus penguatan organisasi komite sekolah di Kabupaten Bekasi. Sejumlah persiapan dibahas, mulai dari undangan pemangku kepentingan hingga rencana audiensi dengan Bupati Bekasi.
Berdasarkan agenda persiapan FKSMKB, kegiatan launching direncanakan melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Di antaranya Bupati Bekasi atau yang mewakili, Kepala Dinas Pendidikan, Kesbangpol, unsur Korwil/Wilayah Pendidikan, Kapolsek, Danramil, camat dan kepala desa setempat, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi bersama pimpinan DPRD, serta unsur Humas dan media.
Keterlibatan lintas sektor tersebut dinilai penting karena keberadaan komite sekolah tidak hanya berkaitan dengan urusan internal sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan.
Sekretaris FKSMKB, Septian, mengatakan bahwa forum yang sedang dibangun tersebut diharapkan mampu menjadi wadah komunikasi bersama bagi komite sekolah di Kabupaten Bekasi.
“Kami ingin FKSMKB menjadi wadah komunikasi dan koordinasi yang dapat menyatukan aspirasi komite sekolah. Komite sekolah harus mampu menjalankan perannya secara profesional, transparan dan tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi peserta didik,” ujar Septian.
Menurutnya, keberadaan forum bukan untuk mengambil alih kewenangan sekolah maupun pemerintah daerah, melainkan memperkuat sinergi antara komite sekolah, satuan pendidikan, pemerintah dan masyarakat.
“Kami ingin membangun hubungan yang harmonis antara komite sekolah dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Kalau komunikasi berjalan baik, persoalan pendidikan dapat dibicarakan bersama dan dicarikan solusi secara konstruktif,” katanya.
Selain launching, FKSMKB juga menyiapkan agenda audiensi dengan Bupati Bekasi yang diperkirakan berlangsung pada akhir Agustus 2026. Audiensi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkenalkan program dan keberadaan FKSMKB.
Dalam agenda persiapan juga tercatat rencana menghadirkan perwakilan komite sekolah dari berbagai kecamatan. Keterwakilan tersebut diharapkan dapat membawa aspirasi komite sekolah secara lebih luas, sehingga forum tidak hanya berbicara atas kepentingan satu wilayah atau satu satuan pendidikan.
FKSMKB juga menyiapkan mekanisme administrasi organisasi, termasuk kelengkapan data kepengurusan, surat keputusan domisili, serta dokumen pendukung lainnya.
Septian menambahkan, konsolidasi organisasi menjadi langkah awal agar FKSMKB memiliki struktur yang kuat dan mampu menjalankan fungsi komunikasi secara efektif.
“Yang paling penting adalah membangun organisasi yang solid. Kami tidak ingin FKSMKB hanya sekadar nama atau forum seremonial, tetapi benar-benar hadir memberikan manfaat bagi komite sekolah dan dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi,” tegasnya.
Ke depan, FKSMKB diharapkan dapat menjadi ruang komunikasi antara komite sekolah, satuan pendidikan, pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan pendidikan dapat dibahas secara konstruktif dan tidak berhenti pada penyampaian keluhan.
Launching FKSMKB sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan keberadaan forum kepada seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Bekasi.
FKSMKB menegaskan bahwa komite sekolah harus menjadi mitra strategis sekolah dan pemerintah dalam mendorong terciptanya pendidikan yang berkualitas, transparan, partisipatif dan berpihak pada kepentingan peserta didik.
JMPDNews — Mengawal Pendidikan, Mengawal Aspirasi Masyarakat.



Komentar via Facebook