Digitalisasi Pembelajaran Jadi Sorotan, GTK Bara-Bere Hadirkan Webinar “Jum’at Berbagi”
BEKASI – JMPDNEWS
Upaya mendorong transformasi digital di dunia pendidikan terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan GTK Bara-Bere Jum’at Berbagi Series 10 yang akan mengangkat tema “Digitalisasi Pembelajaran Bersama KLIC” pada Jumat, 4 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan bagi para guru dan tenaga kependidikan dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin cepat di dunia pendidikan.
Webinar ini menghadirkan sejumlah praktisi pendidikan sebagai narasumber, di antaranya Furqon Nurrohman, S.Pd., Kepala SDN Sukamaju 01 Kota Depok, serta Subuh Amalludin, S.Pd., Guru SMAN 1 Pangkalan, Tegal. Sementara itu, kegiatan akan dipandu oleh Dessy Rachmawaty, S.S., Guru SMKN 1 Cibinong, Kabupaten Bogor, dengan Ida Roslawiati, M.Pd., Guru SMPN 4 Babelan, Kabupaten Bekasi, sebagai MC.
Kegiatan tersebut juga menampilkan Asep Permana, S.Pd., M.Si., Kepala Bidang GTK dan PMP, serta Imam Faturrochman, ST., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, bersama Sri Subiyanti, S.Pd., Widyaprada Ahli Muda.
Bukan Sekadar Teknologi
Digitalisasi pembelajaran dinilai bukan hanya persoalan penggunaan perangkat teknologi di ruang kelas. Lebih dari itu, transformasi digital harus mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, memperluas akses terhadap sumber pembelajaran, serta mendorong guru untuk semakin adaptif terhadap perubahan zaman.
Di tengah perkembangan kecerdasan buatan, platform pembelajaran digital, dan berbagai teknologi pendidikan, guru dituntut tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu mengarahkan peserta didik agar menggunakan teknologi secara cerdas, aman, kreatif dan bertanggung jawab.
Karena itu, forum berbagi seperti GTK Bara-Bere menjadi penting untuk mempertemukan pengalaman para pendidik dari berbagai daerah sehingga praktik baik yang sudah berjalan dapat ditularkan kepada guru lainnya.
Bekasi Harus Jadi Bagian dari Transformasi Digital
Khusus Kabupaten Bekasi, digitalisasi pendidikan menjadi semakin relevan mengingat tantangan dunia pendidikan ke depan semakin kompleks. Pemanfaatan teknologi harus diikuti dengan peningkatan kompetensi guru, pemerataan sarana digital serta dukungan kebijakan yang berpihak terhadap kebutuhan sekolah.
JMPDNews menilai digitalisasi pendidikan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial atau sekadar penggunaan aplikasi. Ukuran keberhasilannya harus terlihat dari meningkatnya kualitas pembelajaran dan kemampuan peserta didik menghadapi perubahan dunia kerja serta perkembangan teknologi.
Webinar GTK Bara-Bere Jum’at Berbagi Series 10 diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antarguru sekaligus membuka ruang pertukaran gagasan mengenai masa depan pendidikan yang semakin berbasis teknologi.
“Digitalisasi pembelajaran bukan pilihan masa depan lagi. Ini sudah menjadi kebutuhan pendidikan hari ini,” demikian semangat yang tercermin dari tema kegiatan tersebut.



Komentar via Facebook